Fenomena El Nino: Berlanjut Hingga Awal 2024
Fenomena El Nino: Berlanjut Hingga Awal 2024. Jakarta, 30 Oktober 2023 – El Nino, yang mempengaruhi iklim global, diperkirakan akan berlanjut pada tingkat moderat hingga awal 2024. BMKG meramalkan bahwa fenomena ini akan berlangsung hingga Februari 2024. Dalam webinar “Kapan Musim Hujan akan Datang” pada 28 Oktober 2023, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan prediksi ini.
El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur. Dampak dari El Nino ini termasuk pergeseran pusat pertumbuhan awan dari wilayah Indonesia ke wilayah Samudra Pasifik Tengah dan Timur. Akibatnya, curah hujan di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan. Namun, ketika El Nino mulai mereda, suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur akan mulai mendingin, menyebabkan pusat pertumbuhan awan kembali bergeser ke wilayah Indonesia.
Menurut Karnawati, salah satu indikasi berakhirnya El Nino adalah hujan lebat. Namun, ia juga memperingatkan bahwa hujan lebat bukanlah satu-satunya faktor yang dapat mengindikasikan berakhirnya El Nino. Faktor lain seperti monsun atau La Nina juga dapat menyebabkan hujan lebat.
Sementara itu, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif juga diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun 2023. Kondisi IOD yang positif ini dapat mempengaruhi pola curah hujan di beberapa wilayah, memperbesar kemungkinan cuaca ekstrem, dan mengakibatkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Meskipun kedua fenomena ini memberikan tantangan bagi masyarakat dan pemerintah dalam mengelola dampaknya, pemahaman yang lebih baik tentang perubahan iklim ini dapat membantu dalam perencanaan dan mitigasi risiko. Dengan kerjasama antara ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat lebih siap menghadapi perubahan iklim yang semakin kompleks ini.
















