IKN: Masa Depan dengan Teknologi Canggih 5G dan Taksi Terbang
IKN: Masa Depan dengan Teknologi Canggih 5G dan Taksi Terbang. Indonesia memasuki era revolusi teknologi yang mengubah wajah Ibu Kota Negara (IKN) ‘Nusantara’ menjadi pusat kehidupan yang modern dan terkoneksi. Menkominfo, Budi Arie Setiadi, telah menegaskan. Bahwa IKN akan menjadi pelopor dalam menerapkan teknologi 5G, menjadikannya sebagai smart city atau kota pintar.
Dalam acara Digital Creative Leadership Forum di Jakarta. Budi Arie Setiadi menyatakan, “IKN harus memiliki jaringan 5G karena kita sedang mengerjakan smart city. Masa hanya memiliki kecepatan 50 Mbps, bukan smart.” Penerapan jaringan 5G di seluruh sektor, termasuk pemerintah, sekolah, rumah sakit, dan transportasi di IKN. Mereka akan memberikan akses internet yang cepat dan andal.
Dalam hal ini, Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa proses penerapan jaringan 5G sudah berjalan secara paralel di IKN. Meskipun belum merinci tanggal pasti peluncurannya, teknologi ini diharapkan akan menjadi tulang punggung konektivitas di Ibu Kota Negara baru.
Dalam konteks transportasi yang inovatif, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, mengumumkan rencana keberadaan taksi terbang di IKN. Saat ini, konsep ini sedang dalam tahap proof-of-concept dengan kerja sama bersama Hyundai.
“Kami sedang melakukan kerja sama dengan Hyundai untuk sky taxi,” ungkap Bambang. Taksi terbang ini akan dapat mengangkut empat penumpang bersama seorang pilot dan akan menjadi sarana transportasi utama untuk masyarakat Nusantara dan sekitarnya.
“Kami berharap bisa mentransportasikan penduduk dari satu tempat ke tempat lain, utamanya dari Samarinda, Balikpapan, dan wilayah Nusantara,” tambahnya.
Dengan mengintegrasikan teknologi 5G sebagai tulang punggung konektivitas dan memperkenalkan taksi terbang, IKN ‘Nusantara’ menunjukkan komitmennya untuk menjadi pusat inovasi teknologi dan mobilitas yang akan membawa Indonesia ke masa depan yang penuh dengan kemajuan.
















