Kronologi di Balik Pemecatan Sam Altman Insiden ‘Error’ iPhone
Kronologi di Balik Pemecatan Sam Altman Insiden ‘Error’ iPhone. Pertengahan November lalu, dunia teknologi tersentak dengan berita mengejutkan terkait pemecatan Sam Altman dari jabatan CEO OpenAI. Cerita menarik muncul terkait alasannya, yang ternyata terkait dengan peristiwa unik yang dialami iPhone pribadi Altman.
Dalam suatu sesi podcast, Altman membagikan pengalaman bahwa iPhone pribadinya mengalami masalah serius. Hal ini karena terlalu banyaknya pesan dan notifikasi yang diterimanya. Ponsel yang digunakannya berhenti berfungsi karena volume notifikasi yang tak terhentikan, termasuk masalah pada fungsi iMessage.
Altman menjelaskan, “Ponsel saya tidak bisa berfungsi karena notifikasi yang tak kunjung berhenti. iMessage bahkan sempat berhenti berfungsi untuk sementara waktu. Lalu secara otomatis menandai bahwa semua pesan telah terbaca,” seperti lansiran dari Phone Arena.
Jelas, pesan yang melanda iPhone Altman tidaklah menyertakan rasa simpati, melainkan dari orang-orang yang berharap untuk berkolaborasi dengannya setelah keluar dari kepemimpinan di perusahaan yang mengelola ChatGPT.
Meskipun model iPhone yang digunakan oleh Altman tidak diungkapkan, kemungkinan besar dia menggunakan versi terbaru, seperti iPhone 15, mengingat posisinya dan kecenderungan para pemimpin teknologi untuk selalu menggunakan perangkat terkini.
Keputusan mendadak untuk mencopot Altman dari jabatan CEO OpenAI memicu perbincangan intens. Dewan Direksi menyebutkan bahwa pemecatan tersebut disebabkan oleh ketidakjujuran dalam berkomunikasi, meskipun alasannya masih belum sepenuhnya jelas.
Perubahan kepemimpinan tersebut tidak hanya mengejutkan para karyawan OpenAI, tetapi juga komunitas teknologi. Mira Murati, seorang yang sebelumnya menjabat sebagai CTO, kemudian menggantikan Altman di posisi CEO. Namun, dalam waktu singkat, Altman kembali memegang peranan penting di OpenAI setelah melalui serangkaian diskusi, perdebatan, dan usaha persuasif selama lima hari.
Selain itu, terjadi perombakan di Dewan Komisaris OpenAI dengan kehadiran tokoh-tokoh ternama seperti mantan kepala eksekutif Salesforce Bret Taylor, mantan Menteri Keuangan AS Larry Summers, dan pendiri Quora Adam D’Angelo. Seluruh peristiwa ini memberikan wawasan menarik tentang dinamika di balik layar perusahaan teknologi terkemuka ini.
















