• Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Selasa, 28 April 2026
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Teknologi
    Lindungi Privasi: Cara Menghindari Kebocoran Data dan Nomor

    Lindungi Privasi: Cara Menghindari Kebocoran Data dan Nomor

    Bagaimana Cara Masyarakat Berhenti dari Jerat Judi Online?

    Bagaimana Cara Masyarakat Berhenti dari Jerat Judi Online?

    Michael Bay Bawa Sensasi Internet Skibidi Toilet ke Layar Lebar

    Michael Bay Bawa Sensasi Internet Skibidi Toilet ke Layar Lebar

    Dampak TikTok pada Anak-Anak: Sebuah Tinjauan

    Dampak TikTok pada Anak-Anak: Sebuah Tinjauan

    Keluar dari Jeratan Judi Online: Membangun Kembali Kebebasan

    Keluar dari Jeratan Judi Online: Membangun Kembali Kebebasan

    Dampak Buruk Kecanduan Judi Online: Jeratan Tersembunyi

    Dampak Buruk Kecanduan Judi Online: Jeratan Tersembunyi

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sains
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater

    Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater

    Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?

    Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?

    Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang

    Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang

    Cara Makan Secara Sunah Nabi: Teladan Sehat dan Berkah

    Cara Makan Secara Sunah Nabi: Teladan Sehat dan Berkah

    Begini Sanksi Paling Efektif untuk Mencegah Praktik Joki Skripsi

    Begini Sanksi Paling Efektif untuk Mencegah Praktik Joki Skripsi

    Sanksi Tepat untuk Pelaku Praktik Joki Skripsi: Berantas Curang

    Sanksi Tepat untuk Pelaku Praktik Joki Skripsi: Berantas Curang

    Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Menggunakan Jasa Joki

    Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Menggunakan Jasa Joki

    Maraknya Praktik Joki Skripsi dan Tesis: Ancaman Pendidikan

    Maraknya Praktik Joki Skripsi dan Tesis: Ancaman Pendidikan

    Pendekar Anggar Mesir Nada Hafez: Tetap Bertanding Meski Hamil

    Pendekar Anggar Mesir Nada Hafez: Tetap Bertanding Meski Hamil

    Penanganan Pertama Saat Tergigit Lintah: Panduan Lengkap

    Penanganan Pertama Saat Tergigit Lintah: Panduan Lengkap

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Teknologi
    Lindungi Privasi: Cara Menghindari Kebocoran Data dan Nomor

    Lindungi Privasi: Cara Menghindari Kebocoran Data dan Nomor

    Bagaimana Cara Masyarakat Berhenti dari Jerat Judi Online?

    Bagaimana Cara Masyarakat Berhenti dari Jerat Judi Online?

    Michael Bay Bawa Sensasi Internet Skibidi Toilet ke Layar Lebar

    Michael Bay Bawa Sensasi Internet Skibidi Toilet ke Layar Lebar

    Dampak TikTok pada Anak-Anak: Sebuah Tinjauan

    Dampak TikTok pada Anak-Anak: Sebuah Tinjauan

    Keluar dari Jeratan Judi Online: Membangun Kembali Kebebasan

    Keluar dari Jeratan Judi Online: Membangun Kembali Kebebasan

    Dampak Buruk Kecanduan Judi Online: Jeratan Tersembunyi

    Dampak Buruk Kecanduan Judi Online: Jeratan Tersembunyi

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Sains
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
    Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater

    Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater

    Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?

    Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?

    Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang

    Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang

    Cara Makan Secara Sunah Nabi: Teladan Sehat dan Berkah

    Cara Makan Secara Sunah Nabi: Teladan Sehat dan Berkah

    Begini Sanksi Paling Efektif untuk Mencegah Praktik Joki Skripsi

    Begini Sanksi Paling Efektif untuk Mencegah Praktik Joki Skripsi

    Sanksi Tepat untuk Pelaku Praktik Joki Skripsi: Berantas Curang

    Sanksi Tepat untuk Pelaku Praktik Joki Skripsi: Berantas Curang

    Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Menggunakan Jasa Joki

    Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Menggunakan Jasa Joki

    Maraknya Praktik Joki Skripsi dan Tesis: Ancaman Pendidikan

    Maraknya Praktik Joki Skripsi dan Tesis: Ancaman Pendidikan

    Pendekar Anggar Mesir Nada Hafez: Tetap Bertanding Meski Hamil

    Pendekar Anggar Mesir Nada Hafez: Tetap Bertanding Meski Hamil

    Penanganan Pertama Saat Tergigit Lintah: Panduan Lengkap

    Penanganan Pertama Saat Tergigit Lintah: Panduan Lengkap

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Home Teknologi

Teknologi AI Mampu Memprediksi Kematian dengan Akurasi Tinggi

by seevaf
22 Desember 2023
in Gaya Hidup, Teknologi
0
Teknologi AI Mampu Memprediksi Kematian dengan Akurasi Tinggi

Teknologi AI Mampu Memprediksi Kematian dengan Akurasi Tinggi

Teknologi AI Mampu Memprediksi Kematian dengan Akurasi Tinggi. Dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat, sebuah studi terbaru telah berhasil menciptakan model transformator yang dapat memperkirakan dengan akurasi tinggi kapan seseorang akan meninggal dunia. Studi ini, yang dipimpin oleh Sune Lehmann, seorang profesor jaringan dan sistem kompleks dari Technical University of Denmark, menggunakan model AI yang dikenal sebagai “Life2vec” untuk menganalisis kehidupan manusia dan memprediksi angka harapan hidup dengan akurasi mencengangkan sebesar 78%.

Dalam laporan yang diterbitkan, Lehmann menjelaskan bahwa tim peneliti menggunakan pendekatan yang unik dengan merepresentasikan kehidupan seseorang sebagai rangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang hidup mereka. Model AI ini kemudian menggunakan detail khusus seperti pendapatan, profesi, tempat tinggal, dan riwayat kesehatan untuk menghitung dan memprediksi angka harapan hidup seseorang.

RelatedPosts

Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater

Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?

Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang

“Kami menggunakan fakta bahwa dalam arti tertentu, hidup manusia memiliki kesamaan dengan bahasa. Sama seperti kata-kata yang mengikuti satu sama lain dalam kalimat, peristiwa-peristiwa saling mengikuti satu sama lain dalam kehidupan manusia,” kata Lehmann.

Algoritma yang diperkenalkan, “Life2vec,” didesain untuk menggambarkan lintasan kehidupan individu secara rinci, dan hasilnya menunjukkan tingkat akurasi yang mencapai 78%. Selain memprediksi angka harapan hidup, model ini juga mampu memproyeksikan kepribadian dan keputusan seseorang, termasuk tindakan internasional yang mungkin diambil oleh individu tersebut.

Lehmann menjelaskan bahwa timnya berhasil memanfaatkan data yang sangat besar dengan meneliti populasi yang heterogen sebanyak 6 juta orang di Denmark antara tahun 2008 dan 2020. Mereka menggunakan Life2vec untuk mengidentifikasi subjek-subjek yang kemungkinan akan hidup setidaknya empat tahun setelah 1 Januari 2016, dan hasilnya menunjukkan akurasi mencapai 75%.

“Sekala kumpulan data kami memungkinkan kami membangun representasi tingkat urutan lintasan kehidupan individu manusia, yang memerinci bagaimana setiap orang bergerak sepanjang waktu,” tulis laporan tersebut.

Namun, meskipun teknologi ini menawarkan potensi luar biasa dalam pemahaman lebih lanjut tentang kehidupan manusia, banyak pertanyaan etis dan privasi yang muncul seiring dengan kemampuan AI untuk memprediksi faktor-faktor pribadi dan kematian. Perlu adanya diskusi etis yang mendalam untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan dengan pertimbangan yang tepat dan menjaga privasi serta keamanan data pengguna.

Kemajuan Teknologi AI: Model ‘Life2vec’ Mampu Memprediksi Kematian dengan Akurasi Tinggi”

Dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat, sebuah studi terbaru telah berhasil menciptakan model transformator yang dapat memperkirakan dengan akurasi tinggi kapan seseorang akan meninggal dunia. Studi ini, yang dipimpin oleh Sune Lehmann, seorang profesor jaringan dan sistem kompleks dari Technical University of Denmark, menggunakan model AI yang dikenal sebagai “Life2vec” untuk menganalisis kehidupan manusia dan memprediksi angka harapan hidup dengan akurasi mencengangkan sebesar 78%.

Dalam laporan yang diterbitkan, Lehmann menjelaskan bahwa tim peneliti menggunakan pendekatan yang unik dengan merepresentasikan kehidupan seseorang sebagai rangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang hidup mereka. Model AI ini kemudian menggunakan detail khusus seperti pendapatan, profesi, tempat tinggal, dan riwayat kesehatan untuk menghitung dan memprediksi angka harapan hidup seseorang.

“Kami menggunakan fakta bahwa dalam arti tertentu, hidup manusia memiliki kesamaan dengan bahasa. Sama seperti kata-kata yang mengikuti satu sama lain dalam kalimat, peristiwa-peristiwa saling mengikuti satu sama lain dalam kehidupan manusia,” kata Lehmann.

Algoritma yang diperkenalkan, “Life2vec,” didesain untuk menggambarkan lintasan kehidupan individu secara rinci, dan hasilnya menunjukkan tingkat akurasi yang mencapai 78%. Selain memprediksi angka harapan hidup, model ini juga mampu memproyeksikan kepribadian dan keputusan seseorang, termasuk tindakan internasional yang mungkin diambil oleh individu tersebut.

Lehmann menjelaskan bahwa timnya berhasil memanfaatkan data yang sangat besar dengan meneliti populasi yang heterogen sebanyak 6 juta orang di Denmark antara tahun 2008 dan 2020. Mereka menggunakan Life2vec untuk mengidentifikasi subjek-subjek yang kemungkinan akan hidup setidaknya empat tahun setelah 1 Januari 2016, dan hasilnya menunjukkan akurasi mencapai 75%.

“Sekala kumpulan data kami memungkinkan kami membangun representasi tingkat urutan lintasan kehidupan individu manusia, yang memerinci bagaimana setiap orang bergerak sepanjang waktu,” tulis laporan tersebut.

Namun, meskipun teknologi ini menawarkan potensi luar biasa dalam pemahaman lebih lanjut tentang kehidupan manusia, banyak pertanyaan etis dan privasi yang muncul seiring dengan kemampuan AI untuk memprediksi faktor-faktor pribadi dan kematian. Perlu adanya diskusi etis yang mendalam untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan dengan pertimbangan yang tepat dan menjaga privasi serta keamanan data pengguna.

Source: cnbc indonesia
Tags: teknologi AI
Previous Post

Menggabungkan Komunikasi dan Musik: Fitur Baru WhatsApp

Next Post

OJK Minta Bank Blokir 85 Rekening Terkait Maraknya Pinjol Ilegal

Next Post
OJK Minta Bank Blokir 85 Rekening Terkait Maraknya Pinjol Ilegal

OJK Minta Bank Blokir 85 Rekening Terkait Maraknya Pinjol Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Tom Daley Kembali Merajut di Olimpiade Paris: Buat Sweater
  • Terapi Lintah untuk Jerawat: Mitos atau Fakta?
  • Dampak Makan Mie Setiap Hari: Lebih dari Sekedar Kenyang
  • Cara Makan Secara Sunah Nabi: Teladan Sehat dan Berkah
  • Begini Sanksi Paling Efektif untuk Mencegah Praktik Joki Skripsi

Recent Comments

  1. Andiko mengenai KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Jadi Presiden dan Wakil Presiden
  2. Andiko mengenai Apa Penyebab Kecurangan dalam Pemilu 2024?
  3. Andiko mengenai Apa Penyebab Kecurangan dalam Pemilu 2024?
  4. Andiko mengenai Begini Anggaran Pemilu 2024 dan Dampaknya bagi Ekonomi
  5. Andiko mengenai Prabowo Unggul di Quick Count: Ini Daftar 6 Janjinya

Tentang Kami

Diginews.co.id

Portal Berita Independen, Terdepan, dan Terpercaya

Kategori Berita

  • Bisnis
  • Dunia
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Sains
  • Tanpa Kategori
  • Teknologi

Menu Bantuan

  • Tim Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2020 Digi News - All Rights Reserved..

No Result
View All Result
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Teknologi
  • Sains
  • Olahraga
  • Gaya Hidup