Perubahan dari e-KTP ke IKD: Ahli Berikan Peringatan Serius
Perubahan dari e-KTP ke IKD: Ahli Berikan Peringatan Serius. Penerapan Digital ID di Indonesia bukan hanya sekadar tentang teknologi, melainkan melibatkan banyak aspek penting yang memerlukan perhatian serius. Andi Yuniantoro, CEO Inixindo, menekankan bahwa langkah pertama yang krusial adalah menyusun konsep identitas digital yang tepat. Menurutnya, kementerian dan lembaga terkait harus bersinergi untuk menciptakan konsep dan fondasi yang sesuai sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Digital ID harus memiliki konsep yang solid. Kominfo, Kemendagri, dan KemenpanRB perlu bersatu pikir untuk memastikan fondasi yang benar, karena fondasi yang salah bisa mengakibatkan masalah di masa depan,” ungkap Andi Yuniantoro dalam program Profit CNBC Indonesia.
Pentingnya pembahasan bersama ini adalah untuk mencapai kesepakatan tentang implementasi Digital ID di Indonesia. Keterlibatan semua pemangku kepentingan dari berbagai kementerian dan lembaga akan memastikan bahwa konsep ini terintegrasi secara efektif.
Selain itu, ada dua aspek krusial lainnya yang perlu diperhatikan dalam konteks infrastruktur digital, yaitu data exchange dan payment gateway. Menurut Andi, penggunaan platform Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) untuk pertukaran data masih belum diadopsi sepenuhnya oleh semua pihak di pemerintahan.
Sementara untuk payment gateway, meskipun regulasinya sudah ada, implementasinya pada portal layanan publik dianggap masih mengalami kendala. Andi berpendapat bahwa menyamakan kebijakan antar-pemangku kepentingan adalah langkah yang paling penting. Meskipun infrastruktur teknologi memiliki peranannya, namun keberhasilan implementasi akan sangat tergantung pada keselarasan kebijakan.
“Teknologi bisa diikuti. Jangan hanya fokus pada investasi teknologi, tetapi kebijakan dan sinkronisasi kebijakan harus berjalan seiringan,” tegasnya.
Andi mengingatkan bahwa untuk mencapai kesuksesan dalam penerapan Digital ID, prioritas utama harus diberikan pada pengembangan kebijakan yang komprehensif dan kesepakatan bersama di tingkat strategis. Hanya dengan sinergi yang baik antara kebijakan, teknologi, dan semua pemangku kepentingan, Indonesia dapat memasuki era identitas digital dengan lancar dan efisien.
















