Mark Zuckerberg Menjadi Peternak Sapi di Hawaii
Mark Zuckerberg Menjadi Peternak Sapi di Hawaii. CEO Facebook dan Instagram, Mark Zuckerberg, mengambil langkah baru dengan memulai bisnis peternakan sapi di Hawaii dengan tujuan menghasilkan daging sapi berkualitas tertinggi di dunia. Kabarnya, Zuckerberg telah menginvestasikan sekitar US$100 juta atau Rp 1,55 triliun untuk lahan seluas sekitar 1.400 hektar.
Peternakan milik Zuckerberg fokus pada pemeliharaan sapi jenis Wagyu dan Angus. Menariknya, hewan-hewan ini diberi makan dengan diet khusus berupa tanaman macadamia dan bir. Mark bahkan secara langsung menanam pohon macadamia dengan bantuan putrinya.
Langkah Zuckerberg ini mencerminkan minatnya pada agrikultur dan ketertarikannya terhadap produksi pangan. Dengan investasi sebesar itu, Zuckerberg berharap dapat menciptakan standar kualitas daging sapi yang luar biasa tinggi.
Pilihan untuk memelihara sapi Wagyu menunjukkan fokus pada kualitas daging, karena sapi ini dikenal akan daging marmer yang lembut dan beraroma. Pemberian diet khusus dengan menggunakan tanaman macadamia dan bir mungkin bertujuan untuk memberikan rasa unik pada daging.
Keputusan Zuckerberg untuk turun langsung ke lapangan dan menanam pohon bersama putrinya menunjukkan keterlibatannya secara langsung dalam operasional peternakan. Hal ini juga mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan dan keberlanjutan yang diusung oleh Zuckerberg.
Meskipun terkenal sebagai tokoh teknologi, Zuckerberg dengan langkah ini menunjukkan ketertarikannya pada sektor pertanian dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal di Hawaii. Kita dapat mengikuti perkembangan bisnis peternakan Mark Zuckerberg ini dengan antusias, mengingat potensi dampak positifnya pada industri peternakan dan ekonomi setempat.
















