Mark Zuckerberg: Pemrograman Bersama Anak Sebelum Tidur
Mark Zuckerberg: Pemrograman Bersama Anak Sebelum Tidur. Mark Zuckerberg, pencipta Facebook yang terkenal, ternyata memiliki kebiasaan yang unik sebelum tidur bersama kedua putrinya. Bukan hanya mendongeng, Zuckerberg memilih untuk mengajak anak-anaknya melakukan coding pemrograman bersama setiap malam. Hal ini diungkapkan oleh sang istri, Priscilla Chan, dalam sebuah wawancara dengan The Times of London.
Chan menjelaskan bahwa sebagai orang tua, mereka berdua membagi tugas. Dia mengurus persiapan anak-anak untuk sekolah taman kanak-kanak di pagi hari, sementara Zuckerberg bertanggung jawab menidurkan mereka di malam hari. Ketika ditanya tentang rutinitas tidur Zuckerberg, Chan mengungkapkan bahwa kadang-kadang mereka membaca buku bersama, dan terkadang mereka menjalankan sesi coding bersama.
Tak hanya itu, Zuckerberg juga melibatkan aspek keagamaan dalam rutinitas tidurnya. Sebagai seorang Yahudi, Zuckerberg berdoa sebelum tidur dalam bahasa Mandarin bersama anak-anaknya. Hal ini menunjukkan upaya untuk memelihara kedua warisan budaya yang dimiliki oleh keluarga mereka.
Zuckerberg, yang dikenal belajar bahasa Mandarin secara autodidak, pernah bahkan mengadakan sesi tanya jawab selama 30 menit yang seluruhnya menggunakan bahasa Mandarin pada tahun 2014. Upayanya untuk memahami dan memelihara bahasa dan budaya ini tercermin dalam pendekatan orang tua dan kehidupan sehari-harinya.
Pada awal tahun 2021, Zuckerberg membagikan momen sesi coding putrinya, August, melalui sebuah postingan di Facebook. Dalam postingannya, Zuckerberg mengakui bahwa mengajar anak mengetik adalah salah satu ujian kesabaran terbesar yang pernah dia alami. Namun, momen tersebut menunjukkan komitmen dan keinginannya untuk terlibat secara langsung dalam perkembangan dan pembelajaran anak-anaknya.
Kisah ini memberikan pandangan unik tentang cara seorang tokoh ternama di dunia teknologi mengintegrasikan nilai-nilai, kebiasaan, dan budaya keluarga dalam kehidupan sehari-hari mereka. Zuckerberg tidak hanya membangun hubungan yang erat dengan anak-anaknya, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar dan pertumbuhan mereka melalui pemrograman dan pengembangan teknologi.
















