Peningkatan Pengungsi Banjir di Kabupaten Kudus 1.619 Jiwa
Peningkatan Pengungsi Banjir di Kabupaten Kudus 1.619 Jiwa. Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menghadapi peningkatan signifikan dalam jumlah warga terdampak banjir yang memaksa mereka untuk mengungsi. Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Mundir, menyatakan bahwa saat ini jumlah warga yang terdampak mencapai 32.952 jiwa, dengan 1.619 jiwa di antaranya telah mengungsi.
Menurut Mundir, banjir semakin meluas hingga melanda 29 desa, meningkat dari sebelumnya hanya beberapa desa yang terkena dampak. Para pengungsi tersebar di 17 lokasi pengungsian, termasuk aula gedung DPRD Kudus, balai desa, tempat ibadah, tempat pendidikan, dan rumah warga.
“Dapur umum disediakan di delapan lokasi, mulai dari balai Desa Golantepus, balai Desa Jati Wetan, hingga masjid, TPQ, dan gereja,” ujar Mundir.
Meskipun situasi terus berubah, Mundir memastikan ketersediaan logistik untuk sementara waktu mencukupi untuk dua hari ke depan. Namun, pihak terkait sedang bekerja keras untuk memastikan pasokan logistik terus terpenuhi, dan ada bantuan dari berbagai pihak yang diharapkan akan membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga telah mengambil langkah-langkah penting dengan menggunakan dana darurat, menyusul penetapan status tanggap darurat bencana akibat angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
Banjir yang melanda wilayah ini menunjukkan eskalasi yang serius dalam situasi bencana, membutuhkan koordinasi yang baik antara pihak terkait untuk memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan kepada para korban. Semoga upaya penanganan bencana ini dapat memberikan bantuan dan kenyamanan bagi masyarakat yang terdampak, serta mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh banjir di Kabupaten Kudus.
















