Indonesia Siap Rangkul Investasi dari Jerman
Indonesia Siap Rangkul Investasi dari Jerman. Menteri Koordinator Bidang Perkonomian RI, Airlangga Hartarto, dengan tegas menyatakan kesiapan Indonesia dalam membuka peluang investasi dari negara-negara mitra, termasuk Jerman. Pernyataan ini disampaikannya dalam wawancara dengan media Jerman, Handelsblatt, beberapa waktu lalu.
Airlangga menegaskan bahwa menggalakkan kerja sama dengan Jerman akan memberikan dorongan signifikan bagi Indonesia dalam mewujudkan cita-cita menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di dunia. Saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-16 dalam daftar negara dengan ekonomi terbesar di dunia, namun memiliki ambisi kuat untuk meraih peringkat ke-4 dalam dua dekade ke depan.
“Dalam mencapai tujuan besar tersebut, memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai negara, termasuk Jerman, sangatlah penting,” ungkap Airlangga dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Kamis (15/11).
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menyoroti pentingnya akses yang lebih baik terhadap teknologi dan investasi dari Jerman. Menurutnya, mempermudah akses pasar juga merupakan kunci sukses bagi Indonesia dalam mengoptimalkan potensi ekonominya.
“Saya bertemu dengan Menteri Ekonomi Federal Robert Habeck dan berharap dapat memulai kerja sama bisnis antara Jerman, kekuatan ekonomi terbesar di Eropa, dengan Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” tambahnya.
Lebih lanjut, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia terbuka lebar untuk menerima investasi dari berbagai pihak. “Investasi tidak mengenal batasan. Kami sangat terbuka untuk semua pihak. Jadi menurut saya, tidak hanya Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia, tapi juga AS di sektor tembaga. Pada masa lalu, Jepang juga turut berperan dalam sektor bauksit. Kami belajar dari pengalaman tersebut,” jelasnya.
Sebelum masa investasi di sektor nikel, Indonesia hanya mampu mengekspor baja senilai US$ 2 miliar pada sekitar tahun 2014. Namun, saat ini, angka tersebut melonjak drastis menjadi US$ 26-30 miliar setiap tahunnya.
“Kenaikan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia,” tambah Airlangga.
Pernyataan Airlangga ini menegaskan komitmen Indonesia dalam membuka pintu lebar bagi investasi dan memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai negara, termasuk Jerman. Hal ini merupakan langkah strategis dalam menggerakkan perekonomian Indonesia menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan.
















