Baru-baru ini, Apple Inc. mengumkan bahwa mereka akan menaikkan harga aplikasi di App Store untuk beberapa negara, termasuk Indonesia. Hal ini mengakibatkan kekhawatiran bagi pengguna iPhone di Indonesia tentang pengaruh kenaikan harga tersebut pada pengeluaran mereka.
Menurut laporan dari RNZ, Apple merupakan satu dari beberapa perusahaan teknologi yang menawarkan harga aplikasi berbeda di negara-negara yang berbeda. Harga aplikasi dapat dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang dan peraturan pajak yang berbeda-beda. Meski demikian, kenaikan harga ini cukup signifikan, yang dipercaya akan menyebabkan dampak pada pengguna di seluruh dunia.
Harga aplikasi di App Store biasanya disesuaikan dengan mata uang lokal. Apple biasanya mempertahankan harga aplikasi di App Store meskipun nilai tukar mata uang lokal mengalami fluktuasi. Namun, kali ini kenaikan harga aplikasi di App Store adalah akibat dari fluktuasi nilai tukar mata uang.
Bagi pemilik iPhone di Indonesia, kenaikan harga ini dapat berdampak besar pada pengeluaran mereka, terutama di saat situasi ekonomi yang tidak stabil akibat pandemi COVID-19. Sebagai contoh, sebuah aplikasi yang dijual seharga US$0,99 sebelumnya dapat naik harga hingga Rp 14.000. Meski kenaikan harga ini mungkin belum begitu signifikan bagi pengguna dengan penghasilan yang cukup, namun dapat sangat mempengaruhi pengeluaran bagi orang-orang dengan penghasilan rendah.
Sementara itu, Apple sendiri belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai kenaikan harga aplikasi di App Store. Namun, Apple biasanya mendukung mata uang lokal dengan memberikan pilihan pembayaran dengan mata uang lokal dan mempertahankan harga aplikasi yang murah untuk negara-negara berkembang. Meski demikian, kenaikan harga aplikasi di App Store dapat mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas pengguna, terutama di saat situasi ekonomi yang sulit.
Pemilik iPhone di Indonesia akan menunggu pengumuman resmi dari Apple terkait kenaikan harga aplikasi ini dan cara menghadapinya. Namun, bagi masyarakat Indonesia yang kesulitan membeli aplikasi dengan harga yang lebih tinggi, dapat mencari alternatif aplikasi yang serupa di platform lain dengan harga yang lebih terjangkau.
















