Penjahat siber terus menggunakan rekayasa sosial untuk mencuri data dan uang. Kaspersky mengidentifikasi berbagai metode yang digunakan, termasuk panggilan palsu dukungan teknis, serangan email bisnis palsu, dan permintaan data palsu dari lembaga penegak hukum. Dalam skema ini, penjahat pura-pura menjadi manajer atau dukungan teknis untuk mencuri informasi atau meminta transfer uang. Penting untuk mengenali tanda-tanda penipuan online dan melindungi diri dari ancaman ini.
Source:
cnbc indonesia
















