Dalam peluncuran seri iPhone 15 baru-baru ini, Apple vokal tentang komitmennya terhadap lingkungan. Namun, klaim mereka tentang produk terbaru mereka, Apple Watch generasi ke-9 sebagai produk “netral karbon” telah menimbulkan kontroversi dan perdebatan.
Dalam acara peluncuran yang mereka sebut sebagai ‘Wonderlust,’ Apple mengumumkan Apple Watch 9 sebagai salah satu inovasi terbaru mereka. Mereka dengan bangga mengklaim bahwa produk ini memiliki jejak karbon yang nol, atau dengan kata lain, tidak memiliki emisi karbon selama seluruh siklus hidupnya.
Namun, klaim ini segera menarik perhatian para ahli iklim dan ilmuwan lingkungan. David Ho, seorang ilmuwan iklim dari University of Hawaii, mengatakan bahwa narasi pemasaran Apple dapat membingungkan masyarakat. Menurutnya, tidak ada satu pun produk yang benar-benar netral karbon, terutama dalam proses produksi dan pengiriman.
Ho juga menyindir secara ringan bahwa satu-satunya cara Apple Watch 9 bisa dianggap bebas emisi adalah jika perangkat tersebut mampu secara langsung mengekstraksi CO2 dari atmosfer.
Kritik terhadap klaim lingkungan perusahaan teknologi besar seperti Apple adalah bagian dari tekanan yang semakin meningkat dari masyarakat dan aktivis lingkungan untuk menghasilkan produk yang lebih berkelanjutan dan berkurang dampak lingkungan. Meskipun Apple telah mengambil langkah-langkah menuju keberlanjutan, seperti menggunakan bahan daur ulang dan energi terbarukan, klaim tentang produk “netral karbon” seperti Apple Watch 9 tetap menjadi subjek perdebatan dalam diskusi global tentang lingkungan dan perubahan iklim.















