Tren baru-baru ini yang melibatkan artis yang melakukan live TikTok untuk berjualan, terutama menjual sembako, telah menuai kritikan tajam dari warganet. Meskipun sebagian besar publik figure ini memiliki basis penggemar yang besar, banyak yang berpendapat bahwa fenomena ini dapat merugikan pedagang kecil.
Salah satu alasan utama kritik ini adalah harga yang ditawarkan oleh artis dalam live TikTok ini seringkali lebih murah dibandingkan dengan harga pasar. Hal ini dapat mengarah pada kompetisi yang tidak seimbang, dengan pedagang kecil yang mungkin sulit bersaing dengan penawaran yang lebih murah dari artis terkenal.
Ketika artis dengan jutaan pengikut melakukan live TikTok dan menjual sembako dengan harga diskon, banyak konsumen cenderung memilih untuk membeli dari mereka daripada dari pedagang lokal. Dalam jangka panjang, ini dapat mengancam kelangsungan usaha toko kelontong dan pedagang kecil lainnya.
Dalam menghadapi fenomena ini, perlu dipertimbangkan dampaknya terhadap ekonomi lokal dan masyarakat. Kemungkinan solusi termasuk mengatur dan memantau praktik jual beli sembako dalam live TikTok untuk memastikan adanya persaingan yang sehat dan adil. Ini adalah tantangan yang perlu diatasi untuk menjaga keseimbangan antara popularitas artis dan kesejahteraan pedagang kecil.
















