Kasus love scamming semakin meresahkan, seperti yang terjadi saat 132 WNA China dideportasi karena terlibat dalam penipuan cinta. Mereka menggunakan video call seks sebagai senjata untuk memeras korban. Love scamming terjadi ketika penipu menggunakan identitas palsu online untuk memanipulasi dan mencuri dari korban yang mereka janjikan cinta.
Penipu menciptakan hubungan palsu dengan cepat, mengklaim cinta, dan memenangkan kepercayaan. Mereka sering mengaku terlibat dalam proyek luar negeri, yang membuat mereka meminta uang untuk alasan-alasan seperti darurat medis. Jangan mudah percaya saat berkenalan online dan hindari memberikan informasi pribadi atau rekening bank. Keamanan pribadi sangat penting dalam menghadapi love scamming.
















