Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden telah memberikan peringatan baru kepada Presiden China, Xi Jinping, terkait pembatasan pengiriman teknologi chip canggih. Aturan terkini akan membatasi akses ke lebih banyak alat pembuat chip, sesuai dengan regulasi yang ada di Belanda dan Jepang, dengan maksud menutup celah dalam pembatasan yang sudah ada. Informasi ini telah disampaikan kepada pejabat kunci di Beijing, dan sejumlah pejabat tinggi Amerika, termasuk Menteri Perdagangan Gina Raimondo dan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan, telah mengunjungi China untuk membicarakan masalah ini. Ini mencerminkan meningkatnya ketegangan dalam hubungan perdagangan global.
















