Terungkap! Penemuan Raksasa Gas Bumi di Kalimantan Timur, Akan Mengubah Industri Energi Dunia! Klik untuk Rincian Lengkap!
Pada tanggal 13 Oktober 2023, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumumkan penemuan cadangan gas “raksasa” di Wilayah Kerja (WK) North Ganal, Kalimantan Timur, oleh Eni. Penemuan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kapasitas operasi fasilitas pengolahan gas alam cair (LNG) Bontang.
Menurut Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, produksi gas Eni di WK North Ganal akan diintegrasikan dengan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) dan produksi dari Lapangan Jangkrik. Gas dari lapangan-lapangan ini akan dialirkan ke Kilang LNG Bontang. Saat ini, Kilang Bontang memiliki dua train yang beroperasi. Namun, jika proyek gas di hulu berhasil, akan ada tambahan lima train yang akan beroperasi di Kilang LNG Bontang.
Penemuan cadangan gas ini terjadi di sumur eksplorasi Geng North-1 di Blok North Ganal, sekitar 85 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur, Indonesia. Estimasi awal menunjukkan total struktur yang ditemukan mencapai 5 triliun kaki kubik (TCF) gas dengan kandungan kondensat diperkirakan mencapai 400 ribu barel.
Uji produksi sumur telah dilakukan untuk menilai kapasitas sumur ini, dengan hasil memperkirakan kapasitas hingga 80-100 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) gas dan sekitar 5-6 ribu barel per hari (kbbl/d) kondensat.
Penemuan ini memperkuat strategi Eni dalam menciptakan nilai melalui pengetahuan mendalam tentang geologi dan teknologi geofisika canggih. Penemuan Geng North juga memiliki potensi untuk menciptakan pusat produksi baru di bagian utara Cekungan Kutai, yang akan terhubung dengan fasilitas LNG Bontang di pesisir Kalimantan Timur.
Eni memperkirakan bahwa selain Geng North, terdapat lebih dari 5 TCF gas di penemuan yang belum dikembangkan di wilayah yang diteliti. Potensi eksplorasi multi-Tcf yang signifikan juga sedang dalam tahap pematangan melalui studi yang sedang berlangsung.
Penemuan Geng North berdekatan dengan wilayah Indonesia Deepwater Development (IDD), yang mencakup beberapa penemuan di blok Rapak dan Ganal. Eni baru-baru ini mengumumkan akuisisi saham Chevron, meningkatkan hak partisipasinya dan mengakuisisi kepemilikan operator.
Sinergi antara kedua wilayah tersebut direncanakan dalam hal opsi pengembangan gas. Penemuan ini juga mempercepat pengembangan proyek gas Gendalo dan Gandang (cadangan gas sekitar 2 TCF) melalui fasilitas Jangkrik yang dioperasikan Eni.
Penemuan Geng North terjadi setelah pengumuman perjanjian Eni untuk mengakuisisi Neptune Energy, yang akan semakin memperkuat posisi Eni di Blok North Ganal. Saat ini, Eni North Ganal Limited memegang 50,22% hak partisipasi dan mengoperasikan Blok tersebut, dengan Neptune Energy North Ganal BV dan Agra Energi I Pte Ltd sebagai mitra dengan masing-masing memegang 38,04% dan 11,74% sisanya.
















