Dari jumlah tersebut, sebanyak 242.272 orang merupakan penerima manfaat dari Inisiatif Rute Makkah yang tiba dengan menggunakan pesawat, sedangkan 60.768 orang lainnya datang melalui jalur darat, dan sisanya sebanyak 6.830 orang tiba melalui jalur laut.
Direktorat Jenderal Paspor telah berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi prosedur masuk bagi para jamaah haji, termasuk dengan melengkapi pos-pos pemeriksaan paspor di semua perlintasan perbatasan menggunakan teknologi terbaru.
Selain itu, Direktorat Jenderal Paspor juga telah menyediakan personel yang menguasai berbagai bahasa untuk membantu dalam proses masuk para jamaah haji.
Di sisi lain, Kepala Pusat Layanan Informasi di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Mansour Abdullah Al-Tuairqy, menyatakan bahwa lembaganya siap melayani jamaah haji yang membutuhkan informasi mengenai layanan haji.
Layanan ini meliputi informasi tentang tempat-tempat bersejarah, pos polisi, rumah sakit, transportasi, dan panduan umrah, yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris, Prancis, Urdu, Indonesia, Turki, Hausa, dan China.
Dia menjelaskan bahwa para jamaah haji dapat memanfaatkan layanan ini dengan memindai kode QR/barcode yang terdapat pada ponsel mereka.
















