Kisah seorang peminjam dana yang diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan utang dan menjadi viral di media sosial, kini menghadapi kendala dalam penyelidikan oleh Adakami. Presiden Direktur Adakami, Bernardino Moningka Vega, menjelaskan bahwa mereka memerlukan informasi yang lebih lengkap, seperti nomor KTP dan rincian pinjaman, untuk mengusut lebih lanjut kasus ini. Dalam era media sosial yang memungkinkan penyebaran berita dengan cepat, penting untuk memastikan keakuratan informasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Kasus ini juga menekankan signifikansi praktik pemberian pinjaman yang adil dan aman serta menjaga privasi individu.
Source:
cnbc indonesia
















