Apple, salah satu pemimpin industri teknologi, tampaknya tengah berupaya untuk bersaing dengan Chromebook, laptop populer di segmen pendidikan dengan harga terjangkau. Chromebook mendapatkan popularitas yang signifikan selama pandemi COVID-19, terutama ketika banyak siswa harus belajar dari rumah.
Dalam beberapa tahun terakhir, Chromebook mengalami peningkatan pesat dalam pengiriman unit. Tahun 2020 dan 2021 mencatat angka pengiriman sebanyak 30,4 juta dan 33,5 juta unit, sedangkan pada tahun 2019, sebelum pandemi, hanya terkirim sekitar 13,9 juta unit.
Apple sepertinya ingin memanfaatkan momentum ini dan menantang dominasi Chromebook dengan meluncurkan versi MacBook yang lebih terjangkau. Laporan terbaru dari Taiwan telah mengungkapkan rencana Apple untuk merilis MacBook murah ini pada paruh kedua tahun depan, sebagaimana dikutip pada Jumat (8/9/2023).
Keputusan Apple untuk memasuki pasar laptop murah menunjukkan ambisi untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang lebih luas, terutama di sektor pendidikan. Chromebook telah mendominasi pasar ini dengan harga terjangkau, dan dengan MacBook murah, Apple berharap dapat menarik perhatian pelanggan yang mencari perangkat berkualitas dengan ekosistem Apple yang kuat.
Sementara spesifikasi dan fitur MacBook murah ini masih menjadi misteri, kita dapat mengantisipasi bahwa Apple akan tetap mempertahankan kualitas dan keunggulan desain yang telah menjadi ciri khas produk-produknya. Dengan persaingan yang semakin ketat di pasar laptop, pengguna dapat mengharapkan lebih banyak pilihan dengan berbagai harga yang sesuai dengan anggaran mereka.
Namun, untuk melihat apakah MacBook murah ini benar-benar akan menggeser dominasi Chromebook di sektor pendidikan dan segmen laptop murah lainnya, kita perlu menunggu peluncuran resmi serta detail mengenai spesifikasi dan harga yang akan ditawarkan oleh Apple.
















