Booths Kembali Ke Kasir Manusia: Era Robot Kasir Punah
Booths Kembali Ke Kasir Manusia: Era Robot Kasir Punah. Supermarket Booths baru-baru ini menciptakan kehebohan. Mereka membuat keputusan kontroversial untuk menutup hampir semua gerai yang self-service dengan bantuan robot. Dari total 28 toko, 26 di antaranya akan kembali mempekerjakan manusia pada kasir di toko yang berada di Inggris Utara.
Klaimnya Booths sebagai supermarket Inggris pertama yang beralih dari penggunaan robot kasir swalayan. Hal ini semakin umum terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan ini menandai perubahan besar dalam strategi layanan pelanggan mereka.
“Kami percaya rekan kerja yang melayani pelanggan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Dan oleh karena itu kami mengambil keputusan untuk menghapus pembayaran mandiri di sebagian besar toko kami,” ungkap perusahaan tersebut.
Direktur pelaksana Booths, Nigel Murray, mengungkapkan bahwa pelanggan sering memberi tahu perusahaan. Bahwa mesin pemindai mandiri yang mereka miliki di toko sangat lambat, tidak gesit, dan bersifat impersonal. Robot pembayaran malah menimbulkan banyak kendala bagi para konsumen.
“Kami senang berbicara dengan orang-orang dan kami sangat bangga bahwa kami sebagian besar beralih ke tempat di mana pelanggan kami kembali terlayani oleh manusia. Jadi daripada kecerdasan buatan, kami memilih kecerdasan yang sebenarnya,” tambahnya.
Meski demikian, Booths akan mempertahankan pembayaran mandiri di dua toko mereka di Lake District untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama periode yang sibuk seperti liburan akhir tahun.
Kisah ini menunjukkan bahwa walaupun perkembangan teknologi terus berkembang, keinginan pelanggan untuk layanan yang lebih personal dan manusiawi tetap menjadi faktor penting dalam industri ritel. Sejarah mesin kasir swalayan yang dimulai pada tahun 1967 kini menghadapi tantangan dari preferensi konsumen yang lebih suka berinteraksi dengan kasir manusia. Meskipun robot bisa membantu otomatisasi, kehadiran manusia tetap tak tergantikan dalam memberikan pengalaman berbelanja yang positif.
















