Bos Teknologi Tak Peduli : Ancaman Pengangguran Manusia Akibat AI
Pendiri Andreessen Horowitz, Marc Andreessen, tetap yakin bahwa inovasi dan percepatan teknologi adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Dalam manifesto terbarunya, dia menegaskan pentingnya “romantisme teknologi” dan mengusulkan ide “akselerasi efektif” yang menekankan perkembangan teknologi tanpa hambatan. Meskipun ada keraguan dampak AI pada manusia, Andreessen percaya bahwa kemajuan teknologi tetap bisa bermanfaat positif bagi manusia.
Baginya, setiap perlambatan dalam kemajuan AI adalah kerugian bagi manusia, dan siapa pun yang menghambat perkembangan teknologi adalah musuh.
Andreessen dan tokoh-tokoh penting Silicon Valley lainnya, termasuk presiden Y Combinator Garry Tan, memperkenalkan istilah baru: “e/acc,” yang mencerminkan prinsip akselerasi efektif.
Meskipun banyak pihak yang merasa khawatir terhadap dampak sosial dan etika teknologi, Andreessen menolak pandangan tersebut. Baginya, birokrasi yang berlebihan dan kekhawatiran berlebihan hanya akan menghambat inovasi dan kemajuan.
Dalam pandangannya, teknologi adalah kunci untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat, dan dia menantang pandangan pesimis dengan optimisme teknologi. Pendapatnya mencerminkan visi perusahaan yang dipimpinnya, yang telah berhasil menginvestasikan dana pada proyek-proyek teknologi terkemuka, membuktikan bahwa dia adalah pendukung utama inovasi dan kemajuan teknologi di masa depan.
















