Chatbot Elon Musk Dicemooh sebagai ‘Hiburan Bapak-Bapak’
Chatbot Elon Musk Dicemooh sebagai ‘Hiburan Bapak-Bapak’. Baru-baru ini, chatbot terbaru buatan Elon Musk, Grok, mendapatkan sorotan setelah bos perusahaan pembuat chatbot populer, Sam Altman, mencemoohnya. Altman mengunggah tangkapan layar dari platform terbaru OpenAI, di mana pengguna dapat membuat versi ChatGPT mereka sendiri.

Dalam tangkapan layar tersebut, anggapannya bahwa Grok adalah chatbot untuk menyajikan humor khas bapak-bapak. Instruksinya menciptakan chatbot yang menjawab pertanyaan dengan humor boomer yang canggung namun menggelikan. Altman, dengan nada bercanda, menanyakan apakah pengguna menyukai nama Grok atau menginginkan sesuatu yang berbeda.
Hubungan antara Musk dan Altman sudah berlangsung lama. Terutama karena keduanya adalah pendiri OpenAI pada tahun 2015 bersama Peter Thiel dan lainnya. Awalnya berdiri sebagai organisasi non-profit untuk memajukan penelitian open source di bidang kecerdasan buatan. OpenAI mengalami perubahan menjadi organisasi profit di bawah kepemimpinan Altman dan bekerja sama dengan Microsoft, yang membuat Musk merasa kecewa.
Grok, yang berasal dari perusahaan baru milik Musk, xAI. Deskripsinya ia memiliki karakteristik ‘agak cerdas’, pemberontak, dan mampu menjawab pertanyaan pedas yang biasanya tidak terjawab oleh AI lainnya. Meskipun Musk memamerkan kemampuannya, seperti merespons permintaan resep kokain dengan nada bercanda, Grok tetap menjadi sumber kontroversi.
Grok akan mengandalkan data dari X, perusahaan induk xAI. xAI percaya bahwa produknya akan semakin berkembang seiring dengan bertambahnya data yang tersedia di media sosial, terutama di Twitter, yang merupakan basis data utama Grok. Meskipun mendapat ejekan, Grok tetap menjadi sorotan karena mengusung pendekatan yang berbeda dalam dunia chatbot.
















