Desain Xiaomi 14 dan 14 Pro: Terkesan Tiru iPhone
Desain Xiaomi 14 dan 14 Pro: Terkesan Tiru iPhone. Seri flagship terbaru dari Xiaomi, yakni Xiaomi 14 dan 14 Pro. Telah meraih kesuksesan luar biasa dengan penjualan mencapai 1 juta unit dalam waktu kurang dari sebulan setelah dirilis. Klaim ini oleh CEO Xiaomi, Lei Jun, yang menandai kebangkitan pasar HP China setelah mengalami penurunan selama beberapa kuartal terakhir.
Xiaomi 14 dan 14 Pro menonjol dengan fitur-fitur yang cukup ambisius, terutama dalam aspek fotografi. Keduanya dengan kamera berkolaborasi bersama dengan Leica, pabrikan kamera asal Jerman legendaris. Meskipun Xiaomi telah mengumumkan kemitraan strategis dengan Leica sejak tahun lalu. Beberapa kritikus di industri teknologi menyuarakan ketidaksetujuan terhadap kolaborasi ini.
Salah satu desainer dan co-founder Lux Optics, Sebastian de With, secara terbuka mengkritik kerja sama antara Xiaomi dan Leica. Ia menyatakan keheranannya terhadap Leica yang tampaknya menilai rendah merek mereka sendiri. Membiarkan perusahaan China menampilkan logo Leica pada HP yang terkesan meniru iPhone. Komentar yang sama sinis juga datang dari seorang blogger teknologi dan desainer UI terkemuka, John Gruber. Ia mengecam Leica dan Xiaomi atas kolaborasi mereka.
“Saya bingung apa yang membuat saya lebih terkejut: Xiaomi yang tak tahu malu dan meniru iPhone mentah-mentah, atau Leica yang bersedia melakukan apapun (mungkin demi uang dari Xiaomi),” ujar Gruber, kutipan dari tulisan Byford pada Jumat (10/11/2023).
Namun, analis berpendapat bahwa pasar HP China memiliki dinamika yang berbeda dengan pasar AS. Pasar HP terbesar di dunia dikuasai oleh China, dengan pesaing utama seperti Apple, Huawei, Oppo, Xiaomi, dan Vivo. Analis menyoroti bahwa karakter pengguna di China lebih cenderung untuk berganti-ganti merek HP, sedangkan di AS, pengguna iPhone cenderung lebih setia.
Melihat fenomena ini, Xiaomi dan produsen HP China lainnya berlomba-lomba menghadirkan inovasi dan perangkat berkualitas tinggi di pasar mereka. Menanggapi kritik bahwa Xiaomi meniru iPhone, analis menegaskan bahwa Xiaomi berusaha membuat perangkat yang lebih akrab bagi pasar yang sudah terbiasa dengan flagship.
“Sangat tidak tepat untuk melabelkan perusahaan China sebagai tukang tiru. Instagram Reels mencontoh TikTok tanpa terlalu banyak sorotan negatif, begitu juga dengan berbagai fitur yang diadopsi oleh Apple dari Android,” ungkap analis tersebut.
Terlepas dari kritik, Xiaomi terus mempertahankan posisinya di pasar global dengan strategi yang fungsional, familiar, dan sesuai dengan kebutuhan audiens.
Terkait kolaborasinya dengan Leica, ini bukanlah pertama kalinya Leica bekerja sama dengan produsen HP. Sebelumnya, Leica telah sukses bermitra dengan Huawei, dan menurut analis, kamera Leica pada flagship Xiaomi menjadi salah satu yang terbaik di dunia.
Kesuksesan Xiaomi 14 dan 14 Pro yang mencapai 1 juta unit penjualan dalam waktu singkat menunjukkan bahwa pasar HP China masih memiliki potensi besar dan persaingan yang ketat di antara para pemain utama industri.
















