Dalam periode September hingga Oktober 2023, Indonesia akan mengalami fenomena langka yang dikenal sebagai “hari tanpa bayangan”. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa hal ini terjadi saat Matahari berada pada posisi tertinggi di langit, yang disebut Kulminasi Utama. Pada saat ini, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.
Fenomena ini terjadi karena bidang rotasi Bumi tidak sepenuhnya sejajar dengan bidang revolusi Bumi, yang mengakibatkan perubahan posisi Matahari sepanjang tahun. Indonesia, berada di dekat garis khatulistiwa, akan mengalami Kulminasi Utama dua kali dalam setahun.
Kulminasi Utama telah terjadi di beberapa wilayah Indonesia mulai dari Februari hingga April 2023. Di DKI Jakarta, misalnya, hari tanpa bayangan terjadi pada 5 Maret 2023. Fenomena ini akan terulang pada 9 Oktober 2023 dengan kulminasi utama pada pukul 11:40 WIB.
Fenomena ini mencerminkan kompleksitas pergerakan Bumi dan Matahari serta memberikan wawasan menarik mengenai hubungan antara tata surya dan penampakan di Bumi.
















