Kaget Temuan Kain Lap di Dalam Martabak Saat Bazar Ramadan
Kaget Temuan Kain Lap di Dalam Martabak Saat Bazar Ramadan. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) telah memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait temuan potongan kain lap di dalam sebuah martabak yang dijual di salah satu Bazar Ramadan di Kuala Lumpur. Insiden ini memicu kekhawatiran tentang standar pengolahan makanan di tengah-tengah perayaan Ramadan yang dihormati.
Pernyataan media yang dirilis oleh KKM di Kuala Lumpur pada hari Rabu menegaskan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan menyusul viralnya isu pencemaran makanan dengan penemuan kain dalam martabak yang dibeli di Bazar Ramadan Desa Pandan, Kuala Lumpur. Temuan ini menjadi pusat perhatian di media sosial baru-baru ini.
KKM mengungkapkan bahwa selain dari kehadiran kain dalam makanan, sejumlah pelanggaran lain dalam pengelolaan makanan telah terungkap. Ini termasuk kurangnya pemisahan yang jelas antara bahan mentah dan makanan yang telah matang, penggunaan kain lap yang tidak bersih, dan kurangnya pemakaian alat pelindung diri oleh pengolah makanan.
Untuk menegakkan keamanan makanan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan, KKM telah mengambil tindakan hukum terhadap gerai makanan yang menjual produk tercemar tersebut. Mereka mengeluarkan pemberitahuan denda sesuai dengan Peraturan 32 (1) (b) Peraturan Kebersihan Makanan 2009.
Pernyataan tersebut juga mengungkapkan bahwa KKM telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan di seluruh gerai Bazar Ramadan di Malaysia. Hingga saat ini, lebih dari 10.570 tempat bazar Ramadan telah diperiksa. Pedagang makanan yang melanggar peraturan dapat dihadapkan pada denda maksimal RM100,000 atau penjara tidak lebih dari 10 tahun, atau keduanya.
KKM menegaskan pentingnya meningkatkan kebersihan dan keamanan makanan di gerai-gerai Bazar Ramadan di seluruh negeri untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk memilih makanan berbuka dengan bijaksana, mengingat cuaca panas yang dapat mempercepat pembusukan makanan dan pertumbuhan bakteri.
Dalam kesimpulan, KKM menegaskan komitmen mereka untuk memastikan keamanan makanan selama bulan Ramadan dan mengajak semua pihak, baik pedagang maupun konsumen, untuk bekerja sama dalam menjaga standar kebersihan dan keamanan makanan.
















