Operator Seluler Desak Insentif 5G, Ini Kata Kominfo
Operator Seluler Desak Insentif 5G, Ini Kata Kominfo. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), tengah mengkaji permintaan operator seluler terkait insentif 5G. Permintaan ini mencakup penurunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebanyak 20% dan pengurangan beban regulasi di bawah 10%.
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendengarkan permintaan tersebut dan sedang melakukan diskusi dengan para pemangku kepentingan. “Udah. Ada 20 persen itu permintaan mereka, masih kita diskusikan dengan stakeholder,” kata Budi di Jakarta.
Untuk membahas insentif 5G, Kominfo dan para operator seluler telah membentuk task force atau satuan tugas khusus. Satgas ini akan terdiri dari perwakilan operator dan pejabat Kementerian Kominfo, termasuk Dirjen PPI Wayan Toni dan Dirjen SDPPI Ismail.
Dalam hal ini, Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian terkait permintaan insentif 5G tersebut. “Udah, udah ada kajiannya. Nanti kita umumkan seminggu lagi,” jelasnya.
Selanjutnya, Muhammad Danny Buldansyah, Director & Chief Business Officer PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH), mengungkapkan bahwa penurunan PNBP adalah salah satu permintaan operator. Dia menambahkan bahwa pasti akan ada proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang adil terkait insentif 5G.
Terkait beban regulasi, Danny menyebut bahwa saat ini angkanya berkisar 11-12 persen dan akan naik menjadi 15 persen saat ada spektrum baru. Dia berpendapat agar beban regulasi di bawah 10 persen agar industri telekomunikasi dapat bertahan. “Idealnya 5 persen, apakah mengambil 7 persen, itu bisa terlihat nanti,” ungkapnya.
Pemerintah dan operator seluler berharap bahwa insentif 5G akan mendorong perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia, sambil menjaga keberlanjutan bisnis operator dan memberikan manfaat bagi konsumen. Perundingan lebih lanjut antara pemerintah dan operator seluler akan membawa hasil yang memuaskan bagi semua pihak terkait.
















