Pada Selasa (29/8/2023), tiga wilayah utama Indonesia, termasuk Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung, mencatat tingkat polusi udara yang sangat tinggi. Aplikasi Nafas Indonesia melalui media sosial X mengungkapkan bahwa polusi udara di wilayah-wilayah ini bahkan melebihi 20 kali batas aman yang diatur oleh WHO dalam paparan tahunan.
Di sisi lain, Belitung menikmati kualitas udara ‘moderat’, memungkinkan warganya untuk tetap membuka jendela dengan aman.
Laporan Nafas Indonesia menggunakan konsentrasi PM 2.5 sebagai dasar pengukuran di berbagai daerah Indonesia. PM 2.5 adalah jenis polusi yang mengandung partikel debu sangat halus yang bisa masuk ke paru-paru.
Nafas Indonesia memantau kondisi udara secara real-time melalui lebih dari 180 sensor di beberapa kota, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali.
Wilayah Jakarta juga tercatat dalam daftar kota berpolusi, dengan Jakarta Timur berada di posisi atas, dan Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara berada dalam urutan yang dekat.
Tindakan telah diambil untuk menghadapi polusi udara, seperti penyiraman jalan oleh petugas pemadam kebakaran di Sudirman, Jakarta. Ini dilakukan untuk mengurangi dampak buruk polusi udara.
Berikut adalah 10 kota Indonesia dengan polusi terburuk hari ini (pukul 20.00 WIB 28 Agustus hingga 08.00 WIB 29 Agustus):
- Sindang Jaya
- Bandung Barat
- Cimahi
- Kabupaten Bekasi
- Tangerang Selatan
- Jakarta Timur
- Tangerang
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Malang
- Jakarta Barat
















