Pemerintah Peruntukkan Rp 11 Triliun untuk Akses Internet Indonesia
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp 11 triliun dari total anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebesar Rp 19 triliun untuk Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti). Keputusan ini diungkapkan oleh Sarwoto Atmosutarno, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bakti Kominfo, dalam wawancara dengan CNBC Indonesia. Bakti bertanggung jawab atas berbagai proyek, termasuk pembangunan infrastruktur digital, peningkatan literasi digital, dan transformasi digital di seluruh negeri.
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi baru-baru ini membentuk Satgas Bakti Kominfo dengan tujuan mempercepat proyek-proyek penting, seperti pembangunan stasiun transmisi BTS, jaringan serat optik Palapa Ring, dukungan operasional Hot Backup Satellite (HBS), serta manajemen satelit Satria-1. Sarwoto menjelaskan bahwa Satgas akan fokus pada penyelesaian kendala-kendala yang muncul dalam proyek BTS, termasuk 1.277 unit yang belum aktif dan 534 BTS yang menghadapi masalah keamanan.
Selain itu, Satgas akan mengawasi peluncuran satelit Satria-1 pada awal tahun depan dan mengintegrasikannya dengan infrastruktur Palapa Ring. Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia untuk menyediakan akses internet yang merata, mengurangi kesenjangan digital, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah yang sebelumnya terpinggirkan.
















