Perang Teknologi China-AS Membawa Kemunduran Globalisasi
Perang Teknologi China-AS Membawa Kemunduran Globalisasi. Morris Chang, pendiri raksasa chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), memperingatkan bahwa perang teknologi yang terus berlanjut antara China dan Amerika Serikat (AS) mengakibatkan kemunduran bagi globalisasi. Dalam sebuah forum bisnis di Taipei, pria berusia 91 tahun itu menyatakan keprihatinannya tentang dampak perang teknologi terhadap prioritas globalisasi seperti keamanan nasional dan kemajuan teknologi.
Chang menjelaskan bahwa globalisasi seharusnya menjadi jembatan untuk memungkinkan ekonomi dunia berkembang dengan membatasi batasan bisnis di tiap negara, tetapi perang teknologi yang terjadi saat ini telah menghambat kerja sama internasional. Dia menyoroti bahwa China dan AS lebih memilih bersaing daripada bekerja sama, mengakibatkan ketegangan dan ketidakpastian dalam industri chip global.
Menurut Chang, globalisasi mencapai puncaknya pada tahun 2010-an tetapi mengalami pelambatan seiring berjalannya waktu. Dia meragukan apakah kondisi saat ini masih dapat dianggap sebagai globalisasi sejati.
TSMC, perusahaan chip terbesar dan paling bernilai di Asia, telah menjadi pelindung ekonomi Taiwan. Perusahaan ini memainkan peran penting dalam rantai pasokan global, memproduksi chip untuk perusahaan besar seperti Apple. Namun, perang dagang antara China dan AS telah menciptakan tantangan baru bagi industri chip dan ekonomi global.
AS dan China, dua kekuatan terbesar dalam industri teknologi, terus berusaha mengungguli satu sama lain. Mereka menggunakan berbagai metode, termasuk pembatasan teknologi dan ekspor, untuk mendominasi industri semikonduktor dan komponen teknologi lainnya.
Komentar dari Morris Chang menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi tantangan teknologi global. Meskipun persaingan mungkin tak terhindarkan, kolaborasi yang lebih luas antara negara-negara dan perusahaan-perusahaan dapat membantu mempromosikan inovasi, keamanan nasional, dan pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.
















