Banda Aceh, 26/6 (ANTARA) – Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Aceh Tamiang melaporkan bahwa persediaan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1444 Hijriah di daerah tersebut mencapai 1.722 ekor. Hewan-hewan tersebut termasuk sapi, kerbau, kambing, dan domba.
“Jumlah tersebut tersebar di 12 kecamatan, dengan 1.222 ekor sapi, satu ekor kerbau, 294 ekor kambing, dan 205 ekor domba. Sehingga total persediaan hewan kurban tahun ini mencapai 1.722 ekor,” ungkap Kepala Bidang Peternakan Distanakbun Aceh Tamiang, Yunus, di Aceh Tamiang pada hari Senin.
Menjelang perayaan Idul Adha dan tradisi meugang, banyak masyarakat yang sudah membeli hewan ternak di pasar hewan atau langsung dari peternak agar bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
“Ada yang mencari sapi untuk kurban, ada juga yang ingin menyembelihnya pada hari meugang Idul Adha 1444 Hijriah,” tambahnya.
Distanakbun Aceh Tamiang mencatat persediaan ternak, termasuk sapi jantan sebanyak 381 ekor, sapi betina produktif sebanyak 10 ekor, dan sapi betina tidak produktif sebanyak 45 ekor, untuk menyambut meugang di Aceh Tamiang pada tanggal 27-28 Juni 2023.
Selain itu, terdapat persediaan kambing jantan sebanyak 38 ekor, kambing betina produktif sebanyak 17 ekor, serta ayam ras sebanyak 21.364 ekor dan ayam buras serta itik sebanyak 2.673 ekor.
Perkiraan harga daging sapi berkisar antara Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, daging kambing sekitar Rp90 ribu per kilogram, dan unggas ayam ras antara Rp45 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Sebelumnya, Petugas Penanggungjawab Lapangan Pasar Hewan Adi Wijaya mengatakan bahwa penjualan hewan ternak di Pasar Hewan setempat mencapai 164 ekor sapi dan 58 ekor kambing.
“Dari 164 ekor sapi yang terjual, 70 persennya adalah sapi betina dan jantan muda, sedangkan 30 persennya adalah sapi jantan untuk kurban. Untuk kambing atau domba, kita tidak bisa memprediksi karena mereka bertransaksi langsung antar agen kambing,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa penjualan sapi dalam seminggu menjelang Idul Adha mengalami penurunan sedikit dibandingkan dengan penjualan pada pertengahan Juni 2023 yang mencapai 170 ekor sapi. Meskipun demikian, pedagang sapi datang dari berbagai daerah di Aceh.
“Pedagang dari wilayah barat seperti Banda Aceh dan wilayah timur seperti Aceh Singkil datang ke sini, dan ada juga yang datang dari luar Aceh, seperti dari Lubuk Pakam hingga Kisaran, Sumatera Utara,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa harga sapi jantan dari lelang di Pasar Hewan Manyak Payed bervariasi antara Rp13 juta hingga Rp15 juta per ekor.
“Untuk sapi kurban, mereka telah membelinya dua minggu sebelum Idul Adha, karena jika dibeli mendekati tanggal Idul Adha, harganya pasti lebih tinggi,” tambahnya.
















