Proyek Hot Backup Satellite (HBS) Dihentikan oleh Kementerian Kominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengumumkan bahwa proyek Hot Backup Satellite (HBS) resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah penilaian teknis oleh Satgas Bakti Kominfo. Menteri Budi mengarahkan pertanyaan lebih lanjut ke pihak Satgas untuk informasi rinci.
Proyek HBS awalnya direncanakan sebagai backup untuk satelit Satria-1 yang diluncurkan pada bulan Juni. Meskipun Satria-1 mencapai orbit akhir tahun ini, kemungkinan baru akan beroperasi pada awal tahun depan. HBS diharapkan akan mencakup 20 ribu titik fasilitas layanan publik di seluruh Indonesia dan dibuat oleh perusahaan Amerika Serikat, Boeing. Tender proyek HBS dimenangkan oleh konsorsium Nusantara Jaya dengan investasi mencapai Rp 5,2 triliun dan biaya pengoperasian mencapai Rp 475,2 miliar. Hingga saat ini, Ketua Satgas Bakti Kominfo, Sarwoto Atmosutarno, belum memberikan tanggapan resmi terkait penghentian proyek tersebut.
















