Puma Ramai Diboikot Akibat Sponsori Sepak Bola Israel
Puma Ramai Diboikot Akibat Sponsori Sepak Bola Israel. Merek pakaian olahraga terkemuka berbasis di Jerman, Puma kini menjadi objek boikot dari masyarakat global. Masyarakat yang menentang serangan Israel terhadap Palestina. Boikot ini terpicu oleh peran Puma sebagai sponsor utama Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Kabar terkini menunjukkan bahwa Puma berencana mengakhiri sponsorship mereka dengan Tim Nasional Israel mulai tahun 2024. Meskipun perusahaan menegaskan bahwa keputusan ini terjadi sebelum perang yang meletus pada Oktober lalu.
Seorang juru bicara Puma menyampaikan, “Ada dua tim nasional yang akan kami kontrak, dan pengumuman resmi akan dilakukan pada akhir tahun ini. Kontrak beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel, akan berakhir pada tahun 2024.” Meskipun demikian, gerakan boikot yang dipimpin oleh Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) mendorong masyarakat global untuk memboikot Puma, menentang peran Puma sebagai sponsor utama Tim Nasional Sepak Bola Israel dan terlibat dalam pemukiman ilegal Israel di wilayah Palestina.
Menurut BDS Movement, “Puma memberikan legitimasi internasional terhadap aktivitas IFA, termasuk klub sepak bola yang berbasis di pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina.” Gerakan ini menilai dukungan Puma terhadap IFA sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional di luar arena sepak bola. Mereka juga menyoroti bahwa dukungan ini memperkuat rezim pemukiman Israel yang terus tumbuh kontroversial di tanah Palestina.
















