Dalam rangka penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan Jakarta. Rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 9 September 2023 dan akan disesuaikan dengan waktu pergerakan delegasi dari hotel ke venue acara dan sebaliknya.
Sistem buka tutup lalu lintas ini akan diterapkan secara situasional dan dapat berlangsung selama 2 jam, tergantung pada jadwal pergerakan delegasi. Sebagai contoh, jika delegasi dijadwalkan berangkat pada pukul 07.00 WIB, maka penutupan jalan akan diberlakukan mulai pukul 06.30 sampai 08.30 WIB.
Berikut adalah 29 ruas jalan yang akan diberlakukan rekayasa lalu lintas selama KTT ASEAN ke-43:
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan M.H. Thamrin
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan HR Rasuna Said
- Jalan Imam Bonjol
- Jalan HOS Cokroaminoto
- Jalan Galunggung
- Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo
- Jalan K.H. Mas Mansyur
- Jalan Karet Pasar Baru Timur 5
- Jalan Karet Pasar Baru Timur 2
- Jalan Karet Pasar Baru Timur 3
- Jalan Prof. Dr. Satrio sisi Barat
- Jalan Kebon Sirih
- Jalan Wahid Hasyim
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Pintu Satu Senayan
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan Pattimura
- Jalan Trunojoyo
- Jalan Gunawarman
- Jalan Majapahit
- Jalan Ir. Juanda
- Jalan Veteran III
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Lingkar Mega Kuningan
- Jalan Lingkar SCBD
- Jalan Setia Budi Tengah
Dalam rangka penyelenggaraan KTT ASEAN ke-43, delegasi negara-negara peserta akan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada 30 Agustus 2023. Acara KTT ini akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 September 2023.
Selain rekayasa lalu lintas, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah hotel yang akan ditempati para delegasi negara selama acara berlangsung. Hotel-hotel tersebut antara lain:
- Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jakarta Pusat: Brunei Darussalam
- Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat: Jepang
- Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat: Singapura, Sekretariat Jenderal Indian Ocean Rim Association (IORA)
- Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat: Qatar
- Hotel The Langham, Jakarta Selatan: Korea Selatan
- Hotel The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan: Laos
- Hotel Fairmont, Jakarta Pusat: Filipina, Kanada, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selandia Baru, Dana Moneter Internasional (IMF)
- Hotel Mulia, Jakarta Pusat: Rusia, Sekretariat ASEAN, Indonesia (Rombongan Presiden), Timor Leste, Bank Dunia (WB), World Economic Forum (WEF)
- Century Park Hotel, Jakarta Pusat: Tim Registrasi, Tim Transportasi
- Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta Pusat: Cook Islands, Sekretaris Jenderal Pacific Islands Forum (PIF)
- Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat: Bangladesh, Asian Disaster Preparedness Center (ADPC), Trust for Civil Society (TCS)
- Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat: Republik Rakyat Tiongkok
- Hotel Raffles, Jakarta Selatan: Thailand, Australia
- Hotel St. Regis, Jakarta Selatan: Amerika Serikat
- Hotel The Westin, Jakarta Selatan: Vietnam
- Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan: India
- Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan: Kamboja
- Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan: Malaysia
Penyelenggaraan KTT ASEAN ke-43 ini akan menjadi sorotan dunia internasional, namun juga akan berdampak pada lalu lintas dan mobilitas di Jakarta. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan diharapkan dapat mengakomodasi pergerakan delegasi dengan lancar, meskipun kemungkinan adanya gangguan pada lalu lintas tetap tidak dapat dihindari. Warga Jakarta diharapkan dapat bersabar dan mengantisipasi penutupan jalan selama acara berlangsung.
















