Tempe: Warisan Kuno yang Tetap Relevan di Era Modern
Tempe: Warisan Kuno yang Tetap Relevan di Era Modern. Tempe, makanan khas Indonesia yang terbuat dari kedelai, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan tradisi masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Menurut Guru Besar Bidang Pangan, Gizi, dan Kesehatan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Made Astawan, tempe telah ada sejak abad ke-16, seperti yang terdokumentasi dalam Serat Centhini, suatu buku yang menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa pada masa itu.
Made menjelaskan bahwa kehadiran tempe dalam berbagai ritual dan kegiatan masyarakat Jawa menandakan betapa dalamnya akar budaya tempe dalam masyarakat Indonesia. Meskipun awalnya tempe hanya dikenal di sekitaran Yogyakarta, namun program transmigrasi pada tahun 1970-an telah menyebarluaskannya ke berbagai daerah di Indonesia.
Tempe tidak hanya menjadi bagian dari tradisi kuliner Indonesia, tetapi juga telah menyebar ke seluruh dunia. Bahkan, tempe kini diakui sebagai salah satu dari sembilan superfood dunia karena kandungan gizinya yang tinggi dan manfaat kesehatannya yang beragam. Namun, meskipun tempe telah menjadi begitu populer di berbagai negara, asal-usulnya yang kental dengan budaya Indonesia tidak boleh dilupakan.
Menurut Made, Indonesia harus segera mengajukan tempe ke UNESCO agar diakui sebagai warisan budaya tak benda. Hal ini penting untuk mencegah klaim atas tempe oleh negara lain, meskipun kemungkinannya kecil mengingat Indonesia memiliki sejarah tempe yang kuat dan tertulis.
Berdasarkan penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tempe telah menjadi bahan dasar dari lebih dari 600 kuliner Nusantara, menunjukkan betapa luasnya keberadaan tempe dalam budaya kuliner Indonesia.
Sejarah panjang tempe yang telah dikenal selama ratusan tahun tidak hanya menjadi catatan berharga tentang eksistensinya, tetapi juga mencerminkan betapa eratnya hubungan antara tempe dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari desa hingga perkotaan, tempe tetap menjadi pilihan makanan yang disukai banyak orang.
Tempe bukan hanya sebuah makanan; ia adalah warisan budaya yang memperkaya kekayaan kuliner dan sejarah bangsa Indonesia. Dalam keberagaman kuliner Nusantara, tempe tetap menjadi salah satu yang paling dicintai dan dihormati.
















