Twitter (X) Berencana Berpindah ke Model Iklan Google
Setelah mengakuisisi Twitter dan mengubahnya menjadi X, Elon Musk berusaha untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Namun, pendapatan X mengalami penurunan yang signifikan, dan Musk menyalahkan kelompok Yahudi Anti-Defamation League (ADL).
Kepala Eksekutif Linda Yaccarino juga menghadapi masalah dalam meningkatkan pendapatan iklan di X. Oleh karena itu, Twitter berencana untuk berpindah dari platform iklan internalnya ke Google.
Ironisnya, Musk awalnya mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap industri iklan, tetapi kondisi bisnis yang sulit memaksa Twitter untuk kembali mengandalkan iklan.
Langkah ini menunjukkan upaya Twitter untuk meningkatkan pendapatan dan mengatasi tantangan finansial yang dihadapinya di bawah kepemimpinan Musk.
















