Seorang Youtuber yang dikenal sebagai Jimmy Donaldson atau MrBeast, saat ini sedang menghadapi gugatan dari Virtual Dining Concepts (VDC), sebuah perusahaan yang mengoperasikan jaringan restoran virtual bernama MrBeast Burger. VDC dan Celebrity Virtual Dining (VDC) telah mengajukan tuntutan hukum terhadap MrBeast dan Beast Investments karena diduga melanggar kontrak dan merusak reputasi perusahaan. Gugatan ini menyebutkan kerugian yang diperkirakan melebihi US$100 juta atau setara dengan sekitar Rp 1,5 triliun.
Gugatan ini diajukan di Pengadilan Negara Bagian New York, County of New York, sebagaimana dilansir oleh Variety pada Selasa (8/8/2023).
Tindakan hukum ini merupakan respon terhadap gugatan yang diajukan oleh Donaldson sebelumnya terhadap VDC dan perusahaan induknya. Dalam gugatan tersebut, Donaldson berusaha mengakhiri kesepakatan dengan jaringan restoran virtual tersebut. Dalam gugatan tersebut, dia mengkritik burger yang disajikan oleh MrBeast Burger sebagai “mengundang rasa tidak nyaman” dan “tidak dapat dinikmati”. Pernyataan ini dianggap merusak reputasi perusahaan.
VDC merespon gugatan Donaldson dengan menyatakan bahwa gugatannya tidak beralasan dan keliru. Mereka berpendapat bahwa Donaldson telah melanggar perjanjian dengan perusahaan restoran virtual dan baru-baru ini berupaya bernegosiasi untuk kepentingan pribadinya. VDC juga mengklaim bahwa Donaldson ingin mendapatkan kendali lebih besar atas merek tersebut dan menghentikan kewajiban kontrak yang ada.
Sekarang, VDC telah mengambil langkah lebih lanjut dengan mengajukan gugatan senilai triliunan rupiah.
Gugatan ini mengatakan, “Ini adalah kasus yang melibatkan selebritas media sosial yang percaya bahwa popularitasnya memberinya izin untuk meremehkan kata-kata dan fakta, serta mengabaikan kewajiban kontraknya tanpa konsekuensi. Ini adalah kesalahan.”
Variety telah mencoba menghubungi perwakilan Donaldson untuk mendapatkan komentarnya.
VDC telah menunjuk Mathew Rosengart dan Richard A. Edlin dari firma hukum Greenberg Traurig LLC untuk mewakili kepentingan mereka dalam sengketa ini.
Gugatan ini berpendapat bahwa pelanggaran kontrak dan campur tangan Donaldson dalam urusan bisnis telah merusak reputasi MrBeast Burger dan VDC. Ini telah mempengaruhi pelanggan dan merusak hubungan dengan pemasok serta vendor, yang pada gilirannya mempengaruhi bisnis ratusan restoran di seluruh dunia.
Gugatan ini juga menyebut bahwa Donaldson gagal memenuhi kewajiban publisitas dan promosi sesuai kontrak, serta merusaknya dengan pernyataan “tidak jujur atau menyesatkan”. Gugatan ini juga mencatat beberapa “komentar meremehkan” yang pernah diungkapkan oleh Donaldson tentang MrBeast Burger dan VDC melalui akun media sosialnya. Beberapa komentar tersebut tampaknya sudah dihapus oleh Donaldson. Salah satunya adalah cuitan yang menyatakan bahwa dia ingin menghentikan bisnis burger dan bahwa “perusahaan yang bekerja dengan saya menang. Jangan biarkan saya berhenti, walaupun itu merugikan merek saya.”
















