Pendiri FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), yang tengah dalam kasus penyalahgunaan dana pengguna senilai miliaran dolar AS, meminta izin beraktivitas di luar tahanan. Pengacaranya mengirim surat permintaan kepada Hakim Lewis Kaplan dengan alasan agar SBF bisa lebih baik mempersiapkan pembelaannya di pengadilan.
Pengacara Christian Everdell, yang mewakili SBF, berpendapat bahwa kondisi di Metropolitan Detention Center membatasi persiapan sidang. Ia menyebutkan bahwa SBF kesulitan memeriksa dokumen penting, termasuk dokumen komunikasi Slack sebanyak 750 ribu halaman yang baru saja diterima. Permintaan ini didukung oleh alasan bahwa persiapan sidang dapat lebih efektif jika SBF diberikan akses untuk berdiskusi dengan pengacara dan mengakses laptop yang terhubung ke internet.
Usulan alternatif sebelumnya, seperti memindahkan dokumen sidang secara digital ke hard-drive atau memindahkan SBF ke fasilitas tahanan dengan laptop internet, telah ditolak. Namun, perdebatan mengenai izin aktivitas di luar tahanan menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara persiapan sidang yang baik dan faktor keamanan kasus hukum. Sidang kasus SBF dijadwalkan akan dimulai pada bulan Oktober.
















