Indonesia Harus Investasi US$ 545,3 Miliar untuk Mencapai Indonesia Emas 2045
Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Indonesia membutuhkan investasi hilirisasi senilai US$ 545,3 miliar atau Rp 8.615,7 triliun (dengan nilai tukar Rp 15.800/US$) untuk mencapai status negara maju dan mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Investasi ini harus diarahkan ke 21 komoditas strategis dan 8 sektor yang mencakup berbagai aspek ekonomi nasional.
Dalam upaya mencapai tujuan ini, fokus akan diberikan kepada komoditas seperti batubara, nikel, timah, tembaga, dan berbagai sumber daya alam lainnya. Sementara sektor yang potensial untuk investasi meliputi mineral dan batu bara, minyak bumi dan gas alam, serta perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan.
Mencapai investasi sebesar ini diharapkan akan meningkatkan pendapatan per kapita Indonesia, yang saat ini masih di bawah US$ 5.000, menjadi di atas US$ 10.000. Langkah ini akan mendukung penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan gaji, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja Indonesia.
Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis merupakan inisiatif untuk mendorong transformasi ekonomi dan industri sumber daya alam di Indonesia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045.
















