Perdana Menteri Malaysia Ucapkan Selamat pada Prabowo
Perdana Menteri Malaysia Ucapkan Selamat pada Prabowo. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengirimkan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto atas keberhasilannya dalam Pemilihan Presiden Indonesia yang baru saja berlangsung. Anwar menyampaikan ucapan selamat ini melalui unggahan di akun media sosialnya, yang dapat diakses di Kuala Lumpur pada hari Kamis.
“Saya telah menghubungi Presiden Terpilih Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan dalam Pemilihan Presiden Indonesia yang baru saja berakhir,” kata Anwar.
Anwar juga menyampaikan bahwa ia menjadi pemimpin pertama yang memberikan ucapan selamat kepada Prabowo setelah pengumuman resmi hasil pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, hal ini sangat bermakna karena melambangkan nilai persahabatan yang istimewa antara Malaysia dan Indonesia sebagai negara tetangga yang dekat dan penting.
“Selamat semoga sukses, dan saya menyatakan keyakinan saya bahwa Pak Prabowo pasti mampu mengemban amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia yang berkelanjutan,” tambah Anwar.
Anwar juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia yang mencakup berbagai aspek sebagai negara tetangga, serta berjanji untuk bekerja sama secara erat di berbagai forum multilateral, terutama dalam lingkup ASEAN.
Keputusan KPU RI menetapkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang dalam pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024. Pasangan tersebut meraih 96.214.691 suara, sedangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 40.971.906 suara, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md mendapatkan 27.040.878 suara.
Total surat suara sah dalam Pemilu 2024 sebanyak 164.227.475 suara, menurut Ketua KPU, Hasyim Asy’ari. Dengan penetapan ini, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan memimpin Indonesia sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI selama periode berikutnya.
















