Puluhan raksasa teknologi global, termasuk Hewlett Packard Enterprise Co, Dell Technologies, Asus, Acer, dan Lenovo, telah mengajukan permohonan untuk memproduksi laptop, tablet, dan server di India setelah pembatasan impor dari China. Langkah ini merespons program insentif produksi senilai US$2 miliar yang diumumkan oleh Menteri Teknologi Informasi Ashwini Vaishnaw pada Mei.
Dengan memindahkan produksi ke India, perusahaan-perusahaan ini berharap mengurangi ketergantungan terhadap impor dan menciptakan lapangan kerja dalam negeri. Langkah ini juga memiliki dampak pada perekonomian global dengan membatasi pengaruh China dalam pasar elektronik.
Sebelumnya, banyak perangkat elektronik diimpor langsung dari China, tetapi langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam tren produksi global di era pembatasan impor.
















