Srettha Thavisin, Perdana Menteri Thailand, mengungkapkan niatnya untuk menarik investasi dari perusahaan teknologi terkemuka seperti Tesla, Google, dan Microsoft ke negaranya. Tesla berencana mendirikan pabrik kendaraan listrik di Thailand, sementara Google dan Microsoft sedang mengevaluasi potensi pembangunan pusat data di sana.
Meskipun Thavisin menyebutkan bahwa total nilai investasi dari ketiga perusahaan ini mencapai US$5 miliar atau sekitar Rp76 triliun, dia tidak memberikan rincian nilai investasi masing-masing perusahaan.
Hingga saat ini, Tesla, Google, dan Microsoft belum memberikan tanggapan resmi terkait tawaran investasi ini. Thavisin mengumumkan rencana ini setelah menghadiri sidang Majelis PBB di New York dan berharap investasi tersebut akan membuka peluang ekonomi yang besar bagi Thailand.
















